khayalan buaian

Ingin disentuh.

Ingin dipeluk.

Ingin merasakan hangatnya direngkuh oleh dekapan
seorang yang dapat menyumbangkan kehangatan tubuh.

 

Bukan, tak ingin dicium.

Bukan, bukan pula ingin berkasihan laiknya
sepasang kekasih yang dipenuhi hasrat ingin dipuaskan.

 

Tidak. Hanya ingin merasakan aman dan nyaman.
Merasakan buaian yang menghipnotis mata dan otak untuk terlelap.

 

Ingin dimanja, diperhatikan layaknya seorang
bintang yang rapuh.

Dijaga seperti akan kehilangan sewaktu-waktu.

 

Melanglang buana dalam lamunan, sambil bersedekap
dalam kepasrahan.

 

Dimanakah bisa didapatkan kasih tulus yang dapat
menyediakan itu semua dibawah tapak kaki?

Memanjakan dengan sentuhan lembutnya,

Menidurkan seperti meninabobokan seorang bayi
mungil yang tak menahu apa-apa.

 

Ingin dipeluk…

—————–
by : mE

somewhat on 2007. lupa kapan bikinnya…hehehe

2 Responses to “khayalan buaian”

  1. Ken Says:

    HBP lo mel = Haus Belaian dan Pelukan…halah…. masih banyak yg bisa lo harapkan dari bujar 19 mel, ketok aja kamar badak bwahahahhahaha

  2. amelia rhea Says:

    yeeee…gosip mulu lu!

    si badak mah udah sama si oliver noh..hahaha..

    namanya juga karya sastra, blom tentu juga dari pengalaman gw kan…botak..

Leave a Reply