Archive for February, 2008

mengenali diri sendiri

Tuesday, February 26th, 2008

kedengarannya memang gampang-gampang susah. bagi sebagian orang malah mungkin susah-susah gampang, atau susah banget.

hal kayak gini sering banget jadi renungan hidup aku (yah..ini hari emang lagi ingin ber aku-kamu ^^)

siapa sih seorang aku ini? secara definisi meluas, mungkin aku adalah seorang anak pertama yang mempunyai adik dan orang tua, banyak teman, dan berlingkup gaul di cimbeleuit dan sekitarnya.

secara definisi mendalam…aku lebih dari sekedar ‘aku’ yang diatas. aku punya akal budi, pikiran, hati, dan perasaan. aku bisa berpikir, merasa, bertindak, dan hidup.

definisi seorang aku dari sudut pandang aku sendiri sangatlah kompleks. sebenarnya kalau kita mau membicarakan kompleksitas seseorang, maka tidak ada seorangpun manusia yang tidak kompleks di dunia ini. bahkan manusia yang kelihatannya paling simple sekalipun.

tersimpan banyak misteri dalam diri seorang manusia, yang bahkan manusia yang merasa paling mengenal diri sendiri saja tidak akan mengerti tingkat kerumitannya. dalam hal ini, aku percaya hanya Tuhan yang mengerti kita sepenuhnya, bahkan sampai alam bawah sadar kita.

dalam hal mengampuni misalnya,
kdang kalo seseorang menyakiti hati kita, secara sadar maupun tidak, kita suka aja bilang bahwa kita mengampuni dan melupakan kesalahan orang tersebut..pdahal sebenarnya kita tidak memaafkannya, mungkin hanya berusaha lari dari masalah dengan tidak menganggapnya itu suatu masalah yang berarti.
well, itu namanya MELARIKAN DIRI.

kita suka tidak sadar dengan perbuatan kita yang itu, tapi manifestasinya jelas terlihat di kehidupan kita. mungkin semenjak maslah terjadi, kita hanya bisa bilang ‘melupakannya’ - lalu perlahan males deket2 apalagi ngomong sama orang itu, dengan berbagai alasan yang menjadi latar belakangnya.

ya, sejujurnya memang benar, memaafkan bukan berarti melupakan. tapi memaafkan dengan cara menjauhi orang yg menyakiti kita itu bukanlah suatu bentuk dari ‘memaafkan’ yang sebenarnya, karena pada akhirnya tidak akan menyelesaikan maslaah kita sepenuhnya, hanya menghindari saja.

kalo benar kita memaafkan, kita pasti akan menerima orang yang telah menyakiti hati kita itu sebagaimana seperti sebelum ada masalah yg terjadi. dan menerima dia kembali, bukan berarti melupakan. karena masalah yang ada itu dipakai sebagai pengingat kita untuk menjaga hubungan seperti apa yang bisa kita jalin dengan orang tersebut. [thx to pey]

itu tadi hanya salah satu dari kompleksitas sifat dan kelakuan manusia.

untuk aku sendiri, yang masih belom mengerti sepenuhnya hakekat seorang ‘aku’, tentu saja masih tersimpang banyak emosi dan sifat untuk dijelajahi dan dipelajari.

aku yang egois.

aku yang pemalas.

aku yang kadang munafik.

aku yang gampang ke ge -er an.

aku yang punya banyak keinginan.

aku yang menyebalkan bagi sebagian orang.

aku yang aneh dan gila.

aku yang penyayang.

aku yang obsesif.

aku yang serius.

aku yang seniman.

dan aku-aku yang lainnya…

masih banyak sifat seorang aku yang bahkan akupun tak bisa menelaah dan mengerti dengan baik.

tetapi justru disitu letak keperluan kita untuk lebih mengenal ke’aku’an diri kita. selain agar lebih mengenal diri sendiri, dengan mengenal ke’aku’an kita, kita bisa menjadi seorang manusia yang lebih baik daripada sebelumnya.

karena manusia, smakin mengenal ke’aku’an nya, semakin mengerti dan bijaksana dia dalam menjalani hidup. smakin dia bisa hidup bercengkerama dengan berbagai macam latar manusia yang berbeda sifat, kelakuan, bahkan latar belakangnya.

dengan mengenal seorang aku di dalam diri, manusia tersebut menjadi lebih dewasa dalam bersikap dalam arti yg sebenarnya, bukan hanya selintas kata saja.

dan jika semua orang bisa seperti itu, alangkah indahnya dunia, karena dunia yang dipenuhi orang2 seperti itu, bukanlah orang yang suka berperang atau egois lagi, karena dia tau konsekuensi dari keegoisan yang terdapat dalam dirinya itu.

hahahaha…kejauhan amat ya implikasinya? bisa aja sih kayak gitu, tapi ya untuk sekarang ini,  gampangnya ya seperti ini: bahwa dengan lebih mengenal diri sendiri, hal yang lebih baik pasti akan terjadi.

siapkah kamu untuk mengenal ke’aku’an di dalam dirimu?

olahraga bikin kreatif

Sunday, February 24th, 2008

hari ini gw bolos gereja….huhu…hanya untuk [rencananya] latihan biar gak malu2in paling gak pas liga HI besok..hahaha…

pada pukul 15.30, bergegaslah gw dan irene ke kampus, dan hanya mendapati 6 dari 10 anggota yang bakal ikutan bermain..hhahahaa…tak ada alat pula untuk latihan voli, basket, pingpong, apalagi basket….bingunglah kita ngpain doank dikampus..mana smpet ujan n terjebak pula di kampus kan..

akhirnya kita berimprovisasi dengan bahan2 yang ada di sekitar….
kita copotin smua kertas2 iklan dan pengumuman yang udah kadaluwarsa buat kita gulung2 dan remek2 biar jadi BOLA [itung2 ngurangin kerja pekarya lah ya..hehehe...]

begitulah. kami berenam yang terdiri dari si ganteng ameL, aris, irene, alit, lesthio, sama kevin berlatih lempar tangkep bola kayak orang gila pake bola2 kertas di koridor fisip, saudara-saudara.

bener2 kayak orang gila baru dapet mainan baru. mana diliatin orang2 yang kebetulan lwat pula…hahaha…

tapi menyenangkan. sudah lama tak menggerakan badan untuk menguras lemak yang tertanam di badan, hari ini bener2 maen2 senang ^^

besok slasa dalam sehari akan digeber smwa cabang pertandingan! yak, bakalan kerja rodi nih…hehehe…

aku senang….nothing more to say….

go sierra leone!

with passion,
ameL

khayalan buaian

Friday, February 22nd, 2008

Ingin disentuh.

Ingin dipeluk.

Ingin merasakan hangatnya direngkuh oleh dekapan
seorang yang dapat menyumbangkan kehangatan tubuh.

 

Bukan, tak ingin dicium.

Bukan, bukan pula ingin berkasihan laiknya
sepasang kekasih yang dipenuhi hasrat ingin dipuaskan.

 

Tidak. Hanya ingin merasakan aman dan nyaman.
Merasakan buaian yang menghipnotis mata dan otak untuk terlelap.

 

Ingin dimanja, diperhatikan layaknya seorang
bintang yang rapuh.

Dijaga seperti akan kehilangan sewaktu-waktu.

 

Melanglang buana dalam lamunan, sambil bersedekap
dalam kepasrahan.

 

Dimanakah bisa didapatkan kasih tulus yang dapat
menyediakan itu semua dibawah tapak kaki?

Memanjakan dengan sentuhan lembutnya,

Menidurkan seperti meninabobokan seorang bayi
mungil yang tak menahu apa-apa.

 

Ingin dipeluk…

—————–
by : mE

somewhat on 2007. lupa kapan bikinnya…hehehe

begadang : sebuah prosa

Thursday, February 21st, 2008

Tak tik tuk.

Tak tik tuk, suara jam di dinding mematuk.

Tak tik tuk.

Sunyi sepi menyanyi di malam berkabut.

 

Pelan, dan dengan perlahan, kubuka daun pintu kamar
kos-ku dengan hati-hati, takut membangunkan kamar sebelahku.

 

Ini sudah jauh ditengah malam, hampir dekat pagi
menjelang. Apa kata mama kalau ia tahu putri kesayangannya pulang begini larut?
Diantar pemuda berjanggut pula. Persetan.

 

Kuhempaskan tubuhku diatas kasur per yang masih teratur
rapi. Tiada sedikitpun rasa kantuk hinggap di pelupuk mataku. Tak ada keinginan
sedikitpun mataku untuk berpejam mengumpulkan tenaga, walau badan rasa hampir
terlepas semua tulangnya.

 

Tak tik tuk.

Jam burung hantu mematuk-matuk.

Hampir jam 2.

 

Dan aku masih terjaga di sini. Kamar kecil apak yang
harga sewanya membuatku susah berhemat. Hah, hari yang cukup melelahkan. Semua
keadaan serasa tak bisa lebih buruk. Hidup itu menyebalkan.

 

Tak tik tuk.

Jarum sudah hampir bertengger di angka setengah 2.

 

Mataku masih susah terpejam.

 

Ada apa denganku sih? Biasanya insomnia tak pernah
mampir. Padahal besok masih banyak kegiatan. Sialan.

 

Kupejamkan mata. Mencoba paksa tidur.

 

1 menit

 

2 menit

 

4 menit

 

10 menit

 

Tak tik tuk.

Pak burung hantu masih terus mematuk.

Jarum sudah berhenti tepat di angka 2.

 

Cukup sudah! Mata sialan!

 

Mungkin segelas susu hangat bisa membantu agar dapat
terlelap. Kulangkahkan kaki menuju dapur umum. Meracik segelas susu cokelat
hangat. Membawanya kembali ke kamar.

 

Menyereputnya perlahan.

 

Ehm….nyamannya…

 

Srupuut…begitu bunyinya.

 

Tandas sudah ‘obat tidur’ andalan.

 

Kuletakkan lalu gelas itu di atas meja kecil disamping
tempat tidurku. Kupejamkan mata. Berusaha terlelap dalam mimpi.

 

Tak tik tuk.

Tak tik tuk.

Tak tik tuk.

Detik-detik penanda pergantian detik hanya membuatku
mengedik!

 

Tak berhasil. Mataku masih dengan cueknya membuka. Tak
peduli akan keadaan tuannya yang sudah porak poranda mengemis kesempatan tidur.

 

Aku haru menghitung domba.

 

1 domba

 

2 domba

 

3 domba

 

. . .

 

27 domba

 

~

 

43 domba

 

tak berhasil.

 

Tak tik tuk.

Jam bernyanyi menandakan subuh telah datang.

 

Terus kupaksa berhitung. Putus asa akan kemampuan
sialanku membuka mata. Aku sungguh tak butuh begadang hari ini.

 

Tak tik tuk.

Jam 6 akhirnya datang.

 

Menghancurkan kantuk yang jua tak kunjung datang.

Aku bangun dari spring bed kesayangan. Membuka pintu
untuk menghirup udara segar pagi hari. Berharap mata tak akan tercetak kantung
besar.

 

Oh, bagus.

Bahkan udara pagipun tak dapat kunikmati dengan nyaman.
Mobil siapa itu? pagi-pagi sudah bikin polusi saja.

 

Kini pagi sudah menjelang. Memberiku 1 hari lagi untuk
berkutat dengan kepedihan. Memberiku banyak lagi waktu menyebalkan. Untuk lagi
disiksa dalam kemelut begadang…

by:

ameL

kisah naas di hari kasih sayang

Thursday, February 14th, 2008

ketika gw bilang this valentine would only be just as ordinary as always, well, that was wrong anyway.

ternyata hari ini menjadi hari yang EXTRAORDINARY dibandingkan hari2 biasanya.

jadi begini ceritanya:

setelah tidak bisa menahan nafsu untuk bersabar diri, gw segera melarikan kaki buat pergi ke gramedia BIP hari ini buat beli buku komik langganan gw VIA angkot.

perjalanan cukup lancar saudara-saudara, dengan agak kedinginan karena angin kencang hari ini, di angkot klapa-ledeng, gw pertamanya masih girang dan riang karena bentar lagi bukunya akan berpindah ke tangan.

apa dinyana, ketika turun dari angkot, dan bergegas lari2 kecil (tsah, lagaknya….) ke gramedia buat nyari tuh buku, gw seakan tersadarkan : HAPE gw udah gak ada. gw masih tenang2 aj pertama, kirain nyelip di tas gitu [biasanya juga gitu....]

eh, sampe di kasir juga tetep gak ada udah gw obrak-abrik itu tas….hhh..menghela nafaslah gw….trus bayar buku inceran dengan helaan nafas yang beraattt sekali…

lalu gw merenungkan hilangnya si hape sambil berjalan turun dari toko bku…kira2 dimana ilangnya….ternyata….gw baru inget : pas gw duduk diangkot ada bapak2 gitu minta dibukain jendela..otomatis gw bantuin kan, mungkin pas saat gw ‘lengah’ itu hape gw raib….

siyalnya, gw kagak ngerasa tas gw dirogoh2, padhal udah gw resleting gitu…cuman emang modelnya bkin gak kerasa kali ya kalo resletingnya tergeser-geser gitu….

bingunglah gw…untungnya mereka gak ambil dompet gw, jadi barang2 penting masih slamat….tapi tetep aj lah ya…

akhirnya gw pergi ke gerbang gramedia yg menghadap BEC, buat nunggu si intan, karena katanya dya bakalan mau nyusul. berhubung gw gak ada alat penghubung lagi, akhirnya gw kayak gembel nungguin dy dipinggir jalan selama kurang lebih 1/2 jam-an…

singkat cerita, akhirnya dy nganterin gw kan buat ngeblokir nomer di xl center BEC, dan lalu setelah doing some stuffs, kita pulang lagi VIA angkot…

NAAS nomer dua adalah…karena gw masih rada nglamun gara2 kehilangan hape, gw ngambil angkot klapa-dago, instead of klapa-ledeng buat balik ke kosan…..nyasarlah kita…[si intan juga kagak nyadar lagi pertamanya...]

abis kita ganti angkot dan sampe depan kampus, gw kan ambil duit di atm tuh, EH…..BARU INGET….KTP gw masih di xl center belom dibalikin sama spg-nya….
jadi alamat mesti ngambil lagi deh besok…

hah…..akibatnya sudah bisa ditebak : omelan panjang lebar mama via hape intan, bikin air mata hampir merebak…hahaha…….tapi syukurnya si papa telfon juga, bilang ‘relakan saja nak….’ + intan mau minjemin hapenya sementara hape gw yg baru blom ada…makasih ya intan!

paling tidak, hari ini gak berakhir segitu plain dan apesnya…karena pas gw sama intan lagi makan di seafood depan kos-an pink, ada cowo ganteng, tinggi, n mirip christian sugiono! udahlah….akhirnya makan malem diisi oleh gw dan intan untuk menghibur diri ngecengin anak orang…hahaha…daripada sedih terus, kagak guna…mau nangis darah juga hape kagak bakalan balik….

jadi kawan2, kalo mau ngehubungin gw masih nomer yang lama kok, hanya saja mungkin akan ditanya balik siapa yng ngirim sms, kan ceritanya phone booknya ilang juga..hehehe…

HAPPY S**KLENTINE, people!

inginku

Tuesday, February 12th, 2008

sedih deh, tadi sore mama telefon, trus ngabarin bahwa keinginan gw yg beberapa bulan ini terpendam mungkin gak bakalan bisa gw dapetin…

trus papa juga sms beberapa saat kemudian, kmungkinan emang slalu ada, tapi kepastian baru bsa dikasih 1 minggu - 2 minggu kedepan…

hah….biarpun gak berharap banyak, sejujurnya gw udah menantikan hal ini berbulan-bulan lalu, kayak anak kecil yang trus menunggu hadiah di hari ulang tahun, ato kayak puppy yang happy banget kalo dielus sama majikannya….

tapi yah…gmanapun juga gw ngerti, kalo orangtua bilang tunggu ato emang ntar, artinya emang blom bisa….gw percaya, mama papa sebenernya pengen ngasih, tapi emang seperti kata pendeta ‘mungkin berkatnya blom turun’ ato mungkin gw bakal dikasih yg lebih baek lagi..amin..

biar udah tau gitu juga, tadi sore gw sempet sedih banget. pengen, tapi gak bisa dapet. kalian ngerti lah ya, gmana rasanya gak bisa dapet apa yg diinginin? dan untuk gw, kasus seperti ini dalam setahun ini udah paling gak 2x gw alamin…tambah sedih aj rasanya. hahaha…

tapi kalo sdih doank, gak akan bikin apa2. jadinya yah…terima aj lah ya, kalo emang itu keinginan buat gw, pasti bakalan dikasih jalnnya..amin…

trus tadi lanjut ke rapat bareng PMKT di warung indung, riau. pertamanya mikir, nih rapat knapa tumben banget disuruh diluar kampus, mana ujan pula pas brangkat…eh, akhirnya mendapatkan suasana asik juga kok disana..hahaha…pak mus versi bagusan n mahalan dikit..hahaha…^^

melewati hari yang mendebarkan, menyedihkan, lalu agak menyenangkan….
gw bersyukur buat hari ini,
amin.
ameL

berusaha lebih keras

Friday, February 8th, 2008

hari ini gw mendengar cerita dari L, tentang seorang tmennya yang terancam DO karena gak memenuhi prasyarat nilai.

udah smester tengah2 pula, nanggung banget kalo nglanjutin ke universitas laen. slain rugi waktu, rugi biaya, dan untuk prospek kerja : rugi umur.
sayang banget gak sih?

slama ini, gw percaya, orang2 yang masuk institusi gw bukanlah orang2 bodoh. ujian masuk standarnya menengah keatas, untuk b.inggrisnya pun bisa gw jamin lebih susah daripada spmb.

nah, sekarang masalhnya brarti bukan bodoh ato gak mampu. tapi selama ini gw lyat kbanyakan yang terancam DO itu kurang berusaha dan malas, kalo gak mau dibilang gak niat aj masuk kuliah.

gw bukanlah orang jenius dan hebat yang mampu menilai kemampuan seseorang di bidang akademiknya, tapi gw hanya orang biasa yang tau apa makna dari niat, usaha, dan kerja keras. dan kebanyakan teman2 yang terancam DO belum meresapi makna hal2 tersebut.

gw bisa menjamin, bahwa kebanyakan calon2 DO itu belom mengerti hasil keringat sendiri (duit) yang udah orang tua kasih buat biaya kuliah kita. kebanyakan mungkin dari warga mampu mungkin ya, karena menyia-nyiakan di bangku kuliah dengan mempersembahkan banyak nilai D dan E dirasa bukanlah hal yang bisa menampar pikiran mereka untuk berusaha lebih keras.

blom tau arti kerasnya kerja buat cari duit, ditambah dengan kemanjaan fasilitas yang didapat dari kecil, juga kurangnya iklim bersaing, menjadi salah satu penyebab nilai2 jatoh yang didapat selama ini.

gw sih gak punya urusan, tapi gw agak miris aj. bukan cuma isapan jempol bahwa banyak anak2 pinter pengen kuliah, tapi tertahan sama biaya. tapi banyak yg nyia2in duit kuliah untuk hidup santai dan senang tanpa tanggung jawab ke orang tua.

gini deh. kebanyakan orang tua maunya simpel aj kok, mereka cuma pengen ngelyat anaknya lulus kuliah, kalo bisa dengan nilai bagus. lah, ini jangankan dapet nilai bagus, lulus kuliah aj masih dipertanyakan kemungkinannya.

bukannya gmana, gw jujur sedih aja. gw memang gak berhak menghakimi mereka2 yang terancam DO dengan dalih apapun…tapi apa gak sayang?

otak punya, duit ada, tinggal kemauan. apa susahnya sih niat dibarengi dengan usaha? kalo slama ini yang dateng hanya niat aj tanpa usaha, ya sia2 aj, gak akan ada perubahan yang berarti lah di hidup kalian.

usaha itu gak usah susah2 deh. cukup dateng TEPAT WAKTU kalo ada kelas, dan DENGARKAN kalo dosen ngoceh di depan. kalo dua hal itu dilakukan, bakal ngebuat perbedaan besar dalam nilai yang dicapai. gw brani ngomong gini, karena gw sendiri mengalaminya.

FOKUSlah sama apa yang lu mau, jangan pengen doank tapi usahanya gak ada. sama aj bohong kalo gitu..

kalo nasi udah jadi bubur, apa lagi yang bisa diubah? seblom menyesal berlarut-larut nantinya, ubahlah hal yang bisa diubah mulai dari sekarng.

jangan hanya khawatir karena terancam DO, tapi mestinya sedih karena udah bikin orang tua sedih. ayo! mumpung masih ada waktu! lu pasti bisa!

mungkin kalo ada yang mengalami hal yg gw jelasin di atas, orang itu akan sakit hati baca tulisan gw. siapapun itu, tapi jujur, gw nulis ini karena gw PEDULI.

kalo gw orang yg gak peduli, yang akan gw lakukan di blog ini adalah maki2 dan ngerendahin orang2 seperti itu, tapi mau gw, dengn tulisan seperti diatas, bisa ngubah cara pandang orientasi orang2 dengnn masalah tersebut.

karena gw tau, gak hanya 1 ato 2 orang yg ngalamin hal kayak gitu, dan LU mungkin salah satunya.

-goresan kepedulian seorang saya-
ameL

habis jualan

Saturday, February 2nd, 2008

jdulnya sih divisi transport. tugasnya sih jadi ’supir’……tapi nyatanya tadi kami berperan sebagai sales ‘bunga dan balon’ di d’cost setiabudi….

lebih tepatnya [dengan sedikit membanggakan diri dan berlagak sombong - yg gak penting juga sih benernya] gw dan teman2 konsumsi n keamanan yg jualan dan berkoar-koar nawarin bunga dan balon dari jam 8an mpe jam 10an..hahaha….[tidak, ardan-kordiv gw, dhea, maupun dephie yg temen divisi gw jangan diitung. mereka hanya 'titip doa' dan bertengger di tangga lobi restoran. halah.... :p ]

lumayan…nyampe 250an lah….sip juga kan? kayaknya nih jadi berasa salah masuk divisi gw…

iya : soalnya pas nge-danus duit ngalir lancar, tapi pas tugas divisi transport gw gak bisa nyetir dengan lancar….masuk transport modal nekat dan semangat doank (sorry deh buat si ardan, udah anggotanya cuma 3, cewe smwa, salah satunya gak bisa nyetir pula! ckckckck….)

pulang dari sono, mampir ke cawit bentar, karena si ardan mau ketemu pujaan hatinya [tsah...bahasanya....]. dan seperti biasa, smwa orang jadi bahagia. karena objekan buat becandaan udah dateng [maksudnya gw...]

begitulah. setelah jadi berkat [bikin ketawa] buat orang2, gw terdampar sudah pulang di kamar ini, meratapi layar komputer dan berencana untuk segera tidur. sukur yg laen janji gereja sore bsok, jadi bakal nyenyak tidur sampe siang deh!

jangan kayak minggu kmaren, pas gw udah autis sendiri gitu di gereja yg sepi karena lebatnya hujan yang mengguyur bandung, dateng deh si autis ke2 [maksudnya howu], yg ngata2in gw autis karena gw gereja sendirian [lah, emang dy kagak autis kalo gitu? aneh....hahahaha]

udah ah - laporan hari ini mulai terkontaminasi kalimat2 gak jelas karena kengantukkan yg udah mulai menyerang.

so, adios people!!
ameL

logika dan kancut tarzan

Friday, February 1st, 2008

yah….orang2 pasti bertanya, maksud dari judul blog gw apaan?

jadi begini, kali ini gw ingin membahas tentang tarzan dan kancutnya, yang mana menurut gw pada akhirnya akan menghasilkan suatu kesimpulan bahwa beberapa hal di dalam film tarzan terkesan tidak logis (yaelah…nyante lah..cuma lucu2an kok…;p)

hal utama yang paling gw sorotin disini adalah tentunya : kancut tarzan.

kenapa?

simpel: karena itu kancut menyalahi aturan logika yang berlaku.

kebayang gak sih…tarzan yang diasuh sama gorilla n binatang hutan laennya pake kancut? ato apalah yang menutupi bagian genitalnya itu? - bukannya bermaksud porno loh -

logikanya kan, gorilla dan binatang utan kagak pernah pake kancut - berarti mereka merasa tidak malu atopun butuh sebuah kancut kan? - lalu dateng tarzan ke kehidupan mereka di hutan.

mestinya kalo tarzan emang mengikuti cara hidup hewan hutan dan dy blajar dari mereka…..kan gak mestinya dy pake kancut. emang ada gitu, kira2 hewan hutan yang nyuruh dy pake kancut, pas di bagian genitalnya pula…lucu banget deh kalo dipikir-pikir….

tapi mungkin untuk dihindari pemrotesan dari FPI dan sebangsanya..maka ditampilkanlah kancut sebagai penutup bagian genital tarzan….

-inilah pemikiran gak penting dari gw-

-ameL-